Kesalahan Umum Saat Membeli Rumah Baru—Dan Cara Menghindarinya
Membeli rumah baru adalah impian banyak keluarga di Sidoarjo. Namun, prosesnya sering kali membuat calon pembeli bingung, terburu-buru, dan akhirnya terjebak pada keputusan yang kurang tepat. Di lapangan, Bargo Properti sering melihat pola yang sama: banyak pembeli melakukan kesalahan yang sebenarnya bisa dengan mudah dihindari jika mereka mendapatkan edukasi yang tepat.
Artikel ini hadir untuk membantu Anda mengambil keputusan terbaik, menghindari jebakan umum, dan memastikan rumah baru yang Anda pilih benar-benar menjadi tempat memulai kehidupan baru yang nyaman bersama keluarga.
1. Terburu-buru Mengejar Promo Tanpa Cek Kualitas Rumah
Developer sering memberi promo berupa:
Diskon DP, free biaya KPR, bonus kanopi, cashback, kitchen set, hingga free AJB.
Menarik? Tentu saja.
Namun, banyak pembeli yang akhirnya terjebak pada harga murah, tetapi lupa mengecek kualitas bangunannya.
Cara Menghindari:
- Pastikan Anda mengecek kualitas struktur seperti pondasi, dinding, dan rangka atap.
- Minta spesifikasi material secara tertulis.
- Lakukan visit dua kali: siang dan sore, untuk melihat drainase dan lingkungan.
Dengan Bargo Properti, kami selalu mengarahkan pembeli melakukan pengecekan mendalam sebelum deal.
2. Tidak Mengecek Legalitas Tanah & Rumah
Ini salah satu kesalahan paling berbahaya.
Jika legalitas tidak jelas, Anda mungkin tidak bisa balik nama, mengajukan KPR, atau lebih buruk: terseret masalah sengketa.
Pastikan Legalitas Berikut:
- Status tanah: SHM / HGB
- IMB/PBG rumah
- Site plan yang disahkan
- Perizinan developer
Jangan pernah percaya hanya pada “kata orang”.
Selalu minta bukti fisik dokumen.
Bargo Properti membantu memastikan legalitas aman 100% sebelum transaksi dilakukan.
3. Tidak Menghitung KPR Dengan Benar
Banyak pembeli hanya memperhatikan besar cicilan bulanan, tanpa menghitung total biaya keseluruhan.
Alhasil, cicilan terasa berat di tengah jalan.
Cara Menghindari:
- Bandingkan 3–4 bank sekaligus.
- Hitung biaya lain: provisi, administrasi, notaris, asuransi jiwa, dan asuransi kebakaran.
- Jangan memaksakan cicilan melebihi 30% penghasilan.
Di Sidoarjo, banyak bank menawarkan promo bunga. Bargo Properti bisa bantu arahkan mana yang paling cocok.
4. Tidak Mengecek Akses Jalan dan Jalur Utama
Rumahnya bagus, harganya cocok, tapi aksesnya sempit atau terlalu jauh dari jalan besar.
Ini kesalahan yang paling sering disesali pembeli setelah tinggal.
Cara Menghindari:
- Cek akses mobil: satu arah atau dua arah?
- Jarak ke jalan raya utama.
- Potensi kena macet pada jam tertentu.
- Kedekatan dengan pintu tol, pasar, sekolah, RS.
Banyak perumahan di Sidoarjo terlihat bagus tapi aksesnya sulit. Jangan sampai Anda terjebak.
5. Hanya Mengandalkan Brosur atau Video
Foto dan brosur sering kali menyesatkan—karena memang dibuat untuk terlihat menarik.
Terkadang jarak lokasi ke fasilitas tampak dekat padahal sebenarnya jauh.
Cara Menghindari:
- Selalu lakukan survey langsung.
- Jalan kaki mengelilingi kawasan.
- Bandingkan ukuran rumah asli vs brosur.
- Tanyakan rumah contoh: apakah benar tipe yang dijual sesuai kondisi nyata?
Bargo Properti selalu menyediakan video real lokasi agar pembeli tidak salah persepsi.
6. Tidak Mengecek Kualitas Lingkungan Sekitar
Rumah itu bukan hanya bangunannya, tetapi juga lingkungannya—komunitas, keamanan, serta kenyamanan jangka panjang.
Cek Hal Berikut:
- Apakah ada banjir saat hujan deras?
- Bagaimana keamanan lingkungannya?
- Apakah banyak kos-kosan (jika Anda ingin suasana keluarga)?
- Apakah ada pabrik dekat lokasi yang berpotensi berisik?
- Bagaimana kondisi tetangga sekitar?
Lingkungan yang baik menentukan nilai properti Anda ke depan.
7. Tidak Memperhatikan Rencana Pengembangan Wilayah
Banyak pembeli hanya fokus pada rumahnya hari ini, padahal lokasi akan selalu berkembang.
Contoh di Sidoarjo:
Tol baru, akses ringroad, pembangunan mal, kenaikan harga tanah cepat.
Cara Menghindari:
- Cek RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah).
- Perhatikan potensi jalan baru.
- Amati perkembangan 3–5 tahun terakhir.
Bargo Properti selalu menganalisa potensi kenaikan nilai aset bagi klien.
8. Tidak Menanyakan Detail Garansi Bangunan
Rumah baru Wajib memiliki garansi bangunan.
Tapi banyak pembeli lupa menanyakan point ini.
Pastikan Ada Garansi Untuk:
- Dinding retak
- Atap bocor
- Lantai ambles
- Instalasi listrik
- Pipa air
Garansi menunjukkan tingkat tanggung jawab developer.
9. Mengabaikan Biaya Tambahan Setelah Serah Terima
Walau rumah sudah selesai, masih ada biaya lain yang sering mengejutkan pembeli:
- Biaya pemasangan listrik
- Air PAM/PDAM
- Biaya AJB & balik nama
- Biaya BPHTB
- Furnish dasar
- Biaya pemasangan pagar, kanopi, dapur
Dengan perhitungan yang matang, pembelian rumah terasa lebih aman.
10. Tidak Dibantu Agen Profesional
Banyak orang berpikir beli rumah tanpa agen akan lebih murah.
Padahal, agen yang berpengalaman justru menghindarkan Anda dari ribuan kesalahan kecil yang bisa merugikan.
Bersama Bargo Properti, pembeli mendapat:
- Pengecekan legalitas
- Pendampingan KPR
- Negosiasi harga
- Akses listing eksklusif
- Survey lokasi bersama
- Analisa potensi investasi
- Perlindungan dari penipuan properti
Agen profesional justru membuat pembelian jauh lebih aman dan efisien.
Kesimpulan: Beli Rumah Baru Harus Cerdas, Jangan Terburu-buru
Kesalahan-kesalahan di atas sebenarnya sangat mudah dihindari jika pembeli mendapatkan pendampingan yang tepat. Rumah adalah aset jangka panjang—bahkan bisa menjadi warisan. Karena itu, setiap keputusan harus diambil dengan penuh pertimbangan.
Jika Anda ingin membeli rumah baru di Sidoarjo tanpa risiko dan tanpa pusing, Bargo Properti siap mendampingi Anda dari awal hingga serah terima unit.
Hubungi Bargo Properti
📲 0817-315-570
“Jual Beli Rumah Sidoarjo Murah & Cepat | Bargo Properti”
Social Plugin